farah lullaby

Wednesday, June 9, 2010

my (extraordinary) 'lil lovely PAPA !!!





"Sennneeng banget kalo ada nanda pap dirumah, si burung perkutut ku.. rumah rasanya jadi rame !" (my dad-in every single time when i'm home)


Like Father like Daughter
itu yang sering dibilang sama mama, "Kalau mau tau siapa neng, ngaca ke papa !!"
NO, it's not the similar physic as you thought, we're identical in the way we think.

sama-sama hobby berdebat, nge'ceng'in orang, gak betah dirumah yang berati doyan jalan-jalan, judging people by their lack of weakness, and suka sama-sama keukeuh ! hehhe

well, papa is my books of life. Sejak kecil papa selalu memberikan satu ilmu baru di setiap pembicaraan yang kita bangun, walaupun suka males, in fact, papa selalu tau semua hal dari yang kecil sampe bersifat umum.
Papa yang bikin aku punya rasa ingin tahu sebesar kaya sekarang, cara papa memberitahu kadang gak nyampe detail yang bikin terpaksa harus cari tahu setengahnya.
tapi itulah belajar, kalo kita tau semuanya kita gak akan pernah nyari tau yang setengahnya kan ?

lucunya kalau lagi jalan-jalan, papa sering bikin kita semua kesasar (padahal papa tau jalannya) dan ujung-ujungnya papa selalu minta kita (anak-anaknya) untuk keluar dari mobil dan bertanya ke orang lain (dimana waktu kecil bawaannya beteeee banget, wong papa yang nyetir kok kita yang harus nanyaaa zzzzzz).
Tapi dengan kebiasaan yang papa terapkan pada kita, bikin kita setelah dewasa kayak gini jadi lebih reflect bertindak kalau udah kesasar, udah gak malu lagi nanya.
intinya, dengan cara papa yang seperti itu bikin aku (kalau kemana-mana) berusaha ingetin jalan, karena males banget kan kalau nanti papa sengaja bikin kita kesasar lagi.

itu kenapa aku bilang papa selalu kasih ilmu-ilmu yang tanpa disadari bermanfaat banget disaat udah besar kaya gini.

itu cara papa mendidik anaknya,
by threatening..
bukan mendayu-dayu.

tapiiii... papa berbeda dengan papa lainnya..
today, i'm rarely found a longtime couples as my moms and dad ever do !
mama papa, kalau lagi jalan dimana-mana gak pernah melepaskan tangan mereka,
mereka saling melengkapi, walaupun seperi hubungan lainnya yang gak selalu mulus. tapi over all, i like the way their loving each other.

papa pun seringkali membuka topic pembicaraan tentang pernikahan sejak usia aku masih belia, hal ini papa lakukan untuk membangkitkan awareness of me,
bagaimana mencari pasangan dan bertanggungjawab terhadap komitmen tersebut.

papa gak ragu untuk bertanya siapa pacar aku ?, seperti apa dia ?, bagaimana cowok itu mencintai aku ?.
itu selalu jadi concern papa dalam menjaga anaknya.
papa juga gak mau anaknya disakiti sama siapapun, makanya papa selalu bilang sama aku jangan takut sama orang yang nyakitin kita.
bukan papa yang turun langsung, tapiiii aku yang harus menghadapinya sendiri.
Itu bikin kita punya self defense dan rasa menghargai pada diri sendiri, bagaimana kita terhindar dari orang-orang yang bisa menyakiti kita.

satu hal yang papa inginkan dari aku adalah, "Papa Ingin anaknya jadi Sarjana Teknik"
dan pada saat lulus SMA, aku lebih milih masuk Hubungan Internasional dibanding Teknik.
pada saat itu aku keukeuh sama pendirian aku untuk masuk ke HI, masuk ke jurusan yang aku pilih. Dan aku coba bertanggungjawab dengan pilihan aku, melakukan sebaik-baiknya disitu.
Walaupun sampai sekarang papa masih suka "nyindir" tapi aku tau papa selalu doain aku biar aku bisa total di bidang yang aku suka.

but, if there is a chance. Aku harap aku bisa ambil jurusan teknik suatu hari nanti, mungkin gak sekarang, tapi suatu hari nanti kenapa ga ?
setelah aku lulus...

Intinya, papa adalah "Seseorang" yang membuat aku seperti ini.
Papa selalu berbeda, karena papa ingin anaknya berbeda..
mungkin aku bukan anak yang pintar dan luar biasa...
tapi setidaknya, aku anak yang belajar untuk selalu BISA dalam apapun..
termasuk benerin pompa ya pap ???? :-p

anyway, andai sekarang gue menang oscar atau dapet nobel,
papa akan selalu jadi orang paling penting yang akan aku sebut, papa orang yang membentuk aku seperti ini,
prinsipnya
kata papa...

bergaulah dengan
TUKANG PARKIR,
TUKANG TAMBAL BAN,
PREMAN TERMINAL.
PENGAMEN,
SATPAM,
KENEK BUS,
SUPIR BUS,
TUKANG OJEG,
dan orang "kecil" lainnya

karena mereka yang lebih tau bagaimana menghargai hidup..
dan mereka lah yang termasuk kedalam golongan orang-orang yang doanya didengar ALLAH SWT..

Papalah yang mengajarkan anak-anaknya dari hal yang terkecil...
karena hanya dari yang kecil kita bisa jadi lebih besar, dan tambah besar.....

Thanks Dad....
BIG THANKS....

and u are my extraordinary PAPA...
love you a bunch, pap !!






1 comment:

  1. postingannya bagus. menyenangkan sekali memiliki ayah seperti beliau dapat mengajarkan sesuatu kepada anak2nya tanpa terkesan sedang mengajari atau menggurui. Salam ya bwat papanya.

    ReplyDelete